Mengapa Umat Islam Indonesia Harus Mendukung Kemerdekaan Palestina?

 

Foto Reuters 

INVIEW.ID | Opini - Mengapa umat Islam di Indonesia, dan juga umat Islam dari berbagai penjuru dunia, harus bersatu dalam mendukung Palestina. Salah satu alasannya adalah karena didalam wilayah Palestina terdapat Masjid Al Aqsha, yang merupakan salah satu tempat suci bagi umat Islam. Ini dijelaskan dalam Al-Qur'an Surat Al Baqarah ayat 143, yang menegaskan pentingnya Masjid Al Aqsha sebagai kiblat pertama umat Islam.


Kemudian, peristiwa Isra' dan Mi'raj Rasulullah Saw juga menjadi alasan penting. Dalam peristiwa tersebut, Rasulullah Saw melakukan perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjid Al Aqsha, hingga ke Sidratul Muntaha. Ini dijelaskan dalam QS. Al Isra' ayat 1, yang menunjukkan pentingnya tempat suci ini dalam sejarah Islam.


Masjid Al Aqsha juga di sunnahkan untuk dikunjungi, seperti yang dinyatakan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim. Hadits tersebut mengatakan bahwa umat Islam sebaiknya hanya melakukan perjalanan ke tiga masjid, yaitu Masjidil Haram, Masjid Rasulullah (Masjid Nabawi), dan Masjid Al Aqsha. Ini menunjukkan pentingnya Masjid Al Aqsha dalam praktik keagamaan umat Islam.


Selain alasan keagamaan, ada juga alasan sejarah yang kuat. Palestina adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Republik Indonesia. Presiden Soekarno bahkan berjanji bahwa selama kemerdekaan Bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia akan berdiri menentang penjajahan Israel. Janji ini adalah hutang moral yang harus dipenuhi.


Palestina juga telah menghadapi berbagai tantangan dan penindasan yang sangat berat. Banyak pemimpin dunia, termasuk presiden Turki, telah menyatakan bahwa cukup menjadi manusia untuk menentang penjajahan Israel atas Palestina. Palestina sebagai penjara terbuka terbesar di dunia, di mana penduduknya menghadapi siksaan dan ancaman nyawa setiap hari. Roket-roket Israel hampir setiap hari menghujani wilayah Palestina, menyebabkan banyak korban.


Selain itu, Israel juga telah menghalangi bantuan kemanusiaan dan sumber daya pokok seperti makanan, minuman, listrik, dan lainnya. Rumah sakit dan pelayanan publik di Palestina seringkali menjadi target serangan, dan anak-anak menjadi yatim-piatu karena kehilangan orang tua mereka dalam konflik ini. Bahkan baru-baru ini, Israel mengancam akan melakukan pengeboman terhadap relawan dan bantuan yang akan disalurkan ke Palestina.


Namun, disayangkan bahwa sejumlah negara Barat masih mendukung Israel dalam konflik ini, dan Palestina masih dianggap sebagai teroris. Ini menambah urgensi untuk umat Islam dan masyarakat internasional untuk bersatu dan mendukung Palestina, yang telah lama berjuang untuk haknya atas kemerdekaan dan keadilan. Palestina adalah tragedi kemanusiaan yang memerlukan perhatian dunia, dan umat Islam Indonesia harus tetap bersatu dalam memperjuangkannya.[]

Lebih baru Lebih lama